Tampilkan postingan dengan label universal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label universal. Tampilkan semua postingan


Bank merupakan tempat untuk menyimpan aset harta kita. Bisa berupa uang, emas, surat berharga, dll. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah, ke bank mana kita menyimpan harta kita itu ? ke bank bank umum, Bank Perkreditan Rakyat, atau bank syariah. Mungkin, bisa jadi pertanyaan semacam itu terasa tidak penting bagi sebagian orang, akan tetapi tidak menutup kemungkinan, menjadi pertanyaan yang krusial bagi sebagian orang pula.


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاء الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً – سورة الأحزاب: ٥٩-

Dewasa ini modernitas begitu pesat, liberalisasi pemikiran juga semakin deras, maka tak ayal pola pikir dan pola hidup masyarakat baik secara disadari maupun tak disadari telah bergeser dari fitrahnya. Di dunia hiburan baik per-film-an, music, komedi, talk show, festival,  dll, mengumbar aurat sepertinya sudah bukan menjadi suatu hal yang tabu lagi, seolah-olah semuanya (laki-laki dan perempuan) berlomba-lomba dalam hal mempertontonkan auratnya. Tentunya kita sebagai seorang muslim yang mukmin tidak perlu dan tak sepatutnya mencontoh atau bahkan mengikuti perilaku yang semacam ini. 

TVRI dari rakyat untuk kejayaan Bangsa

Di tengah persaingan dalam dunia penyiaran yang begitu ketat, sebuah stasiun penyiaran memang dituntut untuk selalu melakukan inovasi dan kreasi, usaha seperti ini tidak ada pengecualian bagi stasiun manapun, baik Lokal maupun tingkat Nasional dan Internasional.



Beberapa waktu yang lalu, terdengar kabar bahwa ada opsi penghapusan keterangan agama dalam kartu tanda pengenal, dalam hal ini adalah kartu tanda penduduk (KTP) Indonesia. Lantas bagaimana sikap kita sebagai orang yang beragama dan memiliki agama dalam menyikapi hal tersebut. Apakah kita menyetujui, atau menolak atau malah tidak mahu tahu akan hal ini ?

Bangun peradaban Islamy


Bismillahirrahmanirrahim
وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتاً وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ -٦٨- ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاء لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ -٦٩-
(سورة النحل)
Menjadi seorang pemimpin memang tidaklah mudah. Pemimpin merupakan panutan bagi yang dipimpinnya, maka ia harus bisa menjadi Qudwah hasanah terhadap masyarakat yang ia pimpin. Ia harus punya inovasi dalam kepemimpinannya, supaya Negara yang ia pimpin berkembang dan maju. Pemimpin harus kreatif agar ketika ia mendapati masalah atau problem dalam kepemimpinannya, ia punya banyak solusi dan bisa menyelesaikan permasalahan Negara dengan baik. Ia juga harus giat bekerja, berjuang dan berusaha, untuk membuktikan bahwa ia memang layak untuk menjadi seorang pemimpin. Tetapi selain menjadi seorang pemimpin, sebenarnya ia adalah seorang hamba Allah, yang dalam totalitas kehidupannya ditujukan untuk beribadah kepada-Nya dan tiada lain selain Ia yang patut untuk disembah.

Soekarno or Bumg Karno The First President of Indonesia

Bismillahirrahmanirrahim
وقال الله تعالى: وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ  (سورة غافر-٦٠-)
Doa merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan seorang muslim. Doa adalah salah satu senjata bagi kaum muslim. Dengan doa kita mendapat tambahan kekuatan untuk mengarungi kehidupan ini. Berdoa bisa mengubah sebuah qadla’ (ketetapan) seseorang menuju qadla (ketetapan) yang lainnya. Melalui doa seorang hamba bisa berkomunikasi dengan raja-Nya.  Dengan berdoa kepada Allah, kita bisa mencetak, membentuk, dan mengkader generasi pemimpin khairu ummah yang akan datang. Maka dari itu, doa termasuk sebagai salah satu ibadah bagi ummat Islam kepada Allah subhanahu wata’ala.



bismillahirrahmanirrahiim
Di zaman sekarang ini, memang yang namanya pendidikan sangatlah perlu bagi semua orang termasuk generasi yang akan datang. Oleh karena itu perlu bagi sebuah Negara atau sebuah system pemerintahan memperhatikan yang namanya pendidikan. Di Negara kita ini Indonesia berbagai usaha pengembangan dalam bentuk perancangan system kurikulum yang memadahi bagi masyarakat acap kali dibentuk dirancang dan diganti. Sehingga terkesan tidak adanya system kurikulum yang pakem, tetap dan sesuai bagi pendidikan bangsa ini.

Kemenangan Ganda

Bismillahirrahmanirrahim

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا -- وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا –- (سورة الشمس: ٩- ١٠)

Alhamdulillah sebentar lagi kita semua ummat Muslim se-Dunia akan mencapai hari kemenangan yaitu hari raya idul fitri, begitu juga dengan Negara Indonesia yang setelah itu juga bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan 17 agustus. Lantas apa yang perlu kita ketahui lebih mendalam tentang hari kemenangan atau hari kemerdekaan ini?


Bismillahirrahmanirrahim
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الْأُوْلَى : ِإذاَ لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ ) رواه البخاري .
Dahulu kala yang katanya manusia purba atau zaman kuno, sebelum muncul zaman modern, konon katanya manusia belum mengenal peradaban, cara berpakaian tidak tahu, sehingga bisa jadi pakaian yang kita kenakan seperti sekarang ini tidak ada. Namun di zaman yang katanya sekarang ini abad modern, zaman di mana manusia memiliki peradaban jauh lebih baik dari zaman sebelum-sebelumnya, ternyata masih ada yang mengikuti tradisi manusia purba itu. Mereka dengan tanpa malu mengikuti tren purba, seolah- olah merasa inilah peradaban yang sempurna. Peradaban manusia yang menampilkan auratnya dengan sebebas-bebasnya bahkan kelewat batas. Apakah seperti ini wujud manusia yang mulia dan berperadaban tinggi?


Bismillahirrahmanirrahim
اتَّبِعُوا مَن لاَّ يَسْأَلُكُمْ أَجْراً وَهُم مُّهْتَدُونَ – سورة يس:٢١ -
Di zaman yang sudah kencang sekali dengan hegemoni barat ini, manusia secara keseluruhan dan juga para mukhlisin (orang-orang yang ikhlas atau murni hatinya) telah dibenturkan dengan hedonism (cinta dunia dan cinta syahwat) serta materialism (cinta materi). Mereka mengajarkan bahwa segala sesuatu diukur dari aspek keduniawiannya dan kebendaannya (materi) saja, padahal diluar hal itu sebenarnya masih ada banyak aspek yang tidak bisa diukur oleh keduniaan dan juga kebendaan.


Bismillahirrahmanirrahim
إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ
- سورة  الحديد: ١٨-
Di beberapa Negara khususnya Indonesia, untuk menunjang sarana dan prasarana serta infrastruktur guna memfasilitasi masyarakat masih mengunakan pajak. Apakah pajak ini solutif ? melihat beberapa oknum yang ada di dalamnya ternyata malah mengorupsi uang hasil pembayaran pajak. Apakah pajak ini universal sehingga masyarakat bisa merasakan hikmah atas pembayaran pajak  tersebut. Di lain sisi Islam sebagai sebuah Din  dan  peradaban juga memiliki yang namanya zakat, infaq dan sadaqah.


Bismillahirrahmanirrahim
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ – سورة آل عمران:١١٠ -

Siapa sebenarnya umat yang terbaik? Apakah mereka yang mengobarkan peperangan bisa dikatakan ummat yang terbaik, atau mereka yang sukanya mengadu domba sesama saudaranya bisa dikatakan seperti itu juga, ataukah ummat terbaik itu diukur berdasarkan golongan darah, ras, warna kulit, tinggi badan, ketampanan, kecantikan, uang banyak, dan peradaban yang dipenuhi tekhnologi mutakhir, apakah itu semua kriteria ummat terbaik.

 
Bismillahirrahmanirrahim
كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ وَأَنزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيمَا اخْتَلَفُواْ فِيهِ وَمَا اخْتَلَفَ فِيهِ إِلاَّ الَّذِينَ أُوتُوهُ مِن بَعْدِ مَا جَاءتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ بَغْياً بَيْنَهُمْ فَهَدَى اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ لِمَا اخْتَلَفُواْ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَاللّهُ يَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ – سورة البقرة: ٢١٣-
Dewasa ini peran ulama yang memiliki otoritas sangatlah dibutuhkan, terutama dalam menyikapi permasalahan ummat Islam. Di sekeliling kita ternyata ada beberapa orang yang menolak peran ulama. Tentunya hal semacam ini tidak kita harapkan ditengah ummat Islam selama ini sudah memiliki wadah untuk mempersatukan ummat Islam yaitu Kementerian Agama dan MUI, apalah jadinya Ummat Islam di Indonesia ini jika tidak memiliki keduanya.


Bismillahirrahmanirrahim
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُواْ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافاً خَافُواْ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللّهَ وَلْيَقُولُواْ قَوْلاً سَدِيداً
-سورة النساء:٩-
dewasa ini sosok seorang pemimpin sangatlah dibutuhkan, memimpin tidak hanya pada lini kehidupan sosial dan kemanusiaan saja. Humanis ataupun manusiawi hanyalah terhenti pada tataran duniawi saja. Dan Islam lebih dari sekedar itu.


Bismillahirrahmanirrahim

...وَتَعَاوَنُواْ عَلَى الْبرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
–سورة المائدة: ٢-
Dewasa ini, para pemimpin dituntut untuk lebih mampu mengegakkan kebenaran, menegakkan kebenaran bukan hanya ingin dilihat oleh manusia semata. Melainkan karena untuk beribadah kepada-Nya, amat naïf sekali jika hal yang kita perbuat ini hanya berdimensi kemanusiaan (humanism) atau Insaniyah­ saja.